Hello, welcome to my world. The world full of love. Sometimes i'm not sure axactly what i'll be writing about on this blog but this blog is about share, this is my playground where i can share everything that i have with you.

I am Ronald Selatan (rselatan) living and enjoing Bali so much, I'm a fulltime lover. People says if you want to know my self, just read up this blog. This is a site of LOVE.

HOME | DE SOUTH | MARKETPLACE | CONTACT
_________________________________________________________________

Showing posts with label General. Show all posts
Showing posts with label General. Show all posts

Monday, October 27, 2008

Kecewa

Beberapa hari ini saya hampir merasakan, merasakan dan bahkan sedang merasakan suatu perasaan yang saya sebut (sepertinya) rasa kecewa atau kesal. Bagi beberapa dari kita, perasaan ini memang sudah pernah atau sering kita alami. Banyak hal yang mengakibatkan perasaan ini muncul, bagi saya masalah hubungan antar manusia menjadi masalah yang paling penting tidak seperti masalah yang lainnya yang menjadi akar dari perasaan kecewa. Nah apabila sudah terkena ‘penyakit’ kecewa, ini terkadang berbuntut kepada perasaan sakit hati, disini bahayanya.

Perasaan kecewa atau kesal mungkin bisa dikategorikan normal jika kita sedang mengalami masalah ataupun merasa disakiti atau duhianati oleh seseorang (halah lebay deh kayaknya), intinya kita mengalami perasaan ini jika kita merasa harapan kita tidak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya. Sebagai manusia sangat ‘tidak normal’ jika kita tidak pernah merasa kecewa sekalipun! Tapi bagaimanapun, jangan biarkan perasaan kecewa menguasai diri kita hingga mendorong kita bertindak di luar batas dan bahkan sampai mengalami tekanan dan hal hal buruk lainnya.

Secara pribadi saya selalu mencoba belajar untuk mengobati perasaan kecewa itu dengan berbagai hal. Tidak seharusnya rasa kecewa itu membelenggu kehidupan kita terus menerus, jika kita terus bersemangat pasti selalu ada harapan.

Hal-hal yang saya lakukan untuk membuang rasa kecewa :

• TERIMA KENYATAAN
Manusia hanya bisa berencana tapi anggaran yang menentukan, eh salah ya, Tuhan yang menentukan. Terkadang apa yang kita pikirkan tidak sesuai dengan apa yang Tuhan mau. Jadi yang saya lakukan adalah menerima/berserah kepada Tuhan terhadap apa yang sedang terjadi, sebab rancangan Tuhan adalah rancangan damai sejahtera.

• BERPIKIR
Saya selalu berpikir apa yang saya lakukan, apa yang orang lain lakukan, apa yang Tuhan lakukan dan mengapa ini membuat saya kecawa. Terkadang perasaan kecawa hanya bisa diatasi dengan membiarkannya berlalu.

• BERPIKIR POSITIF
Memang terkadang sangat sulit untuk berpikir positif apabila berhadapan dengan situasi yang sepertinya berpihak kepada kita. Hal hal yang nyata, “barang bukti” semuanya mendukung kita sebagai pihak yang benar dan yang dirugikan. Saya belajar untuk tidak terlalu mengikut perasaan, sebaliknya belajar melihat hal-hal positif yang bisa diambil dari setiap apa yang terjadi.

• SEMANGAT
Ini adalah kunci dari semuanya, terkadang ketika kita menjadi patah semangat dan berpikir bahwa semuanya sudah tamat, berakhir dan tidak lagi ada harapan. Kita dibelenggu dengan perasaan kecewa yang berkepanjangan, bahkan orang yang kita percayai menjadi tidak bisa diandalkan lagi, terkadang perasaan benci datang, dan kita menjadi putus asa dst. Tapi jika kita tetap semangat maka kita akan melihat segala sesuatu menjadi penuh harapan. Terkadang kita melihat hari menjadi gelap gulita dan berpikir tidak ada lagi matahari seperti dulu lagi, tapi kenyataannya matahari tetap bersinar walaupun awan menutupinya.

Sbab Tuhan menjadikan segala sesuatu menjadi indah pada waktuNya. Tetap Semangat!!!

Read More...

Saturday, October 04, 2008

Allah Itu Setia

Hari-hari ini saya diingatkan kembali tentang satu kata “kesetiaan”, setelah beberapa saat merenungkan dan ternyata bahwa sesungguhnya (idih kayak uud 45 aje) didunia ini tidak ada yang setia, jika diantara kalian memiliki seorang yang setidaknya sampai saat ini kedapatan masih setia, tidak hanya saat bahagia tetapi juga pada saat kita sedang ngalami masalah… maka saya hanya mau bilang… BERSYUKURLAH!

Allah, yang memanggil kamu kepada persekutuan dengan AnakNya, Yesus Kristus, Tuhan kita, adalah setia. (1 Kor 1:9)

Ayat ini adalah hiburan sekaligus penguatan bagi saya. Allah itu setia. Artinya: Allah kita sungguh dapat dipercaya (tidak seperti manusia). Dia benar-benar dapat dipercaya dalam segala hal, di semua waktu dan kondisi kehidupan. Kata-kataNya dan janjiNya dapat kita pegang, sebab Dia tidak pernah satu kali pun menipu kita. Kehadiran dan penyertaanNya di dalam hidup kita abadi. Pertolongan Tuhan tidak pernah terlambat dan tanganNya yang penuh kasih dan rahmat itu benar-benar sanggup melindungi kita.

Kesetiaan Allah yang tiada tara itulah yang menjadi dasar kekuatan kita menghadapi dan merespon berbagai masalah yang ada termasuk masalah ekonomi, pekerjaan, pendidikan, kesehatan, rumah tangga, atau pribadi kita sesuai dengan iman kita. Kesetiaan Allah itu juga yang membuat kita tetap mampu, berani dan gembira menjalani hari-hari kita. Ya, membuat kita tetap dapat berpikir tenang dan berhati jernih. Satu lagi: mendorong kita selalu memiliki pengharapan.

Allah itu setia. Sebab itu jangan lari dari masalah dan jangan putus asa. Tetaplah tegak. Sambil bekerja dan berusaha membuat keadaan pribadi, rumah tangga, gereja dan masyarakat kita terus menjadi lebih baik.

Didunia ini tidak ada yang setia, tapi Allah itu setia.
Tetap semangaaaaaaat!!! GBU

Read More...

Wednesday, October 01, 2008

Perfeksionis Vs Easy Going

Kamu ngerasa kegiatan yang dilakukan secara spontan bisa membuat hidup kamu lebih ‘hidup'. Sementara ada orang disekitar kamu malah merasa hidupnya bakalan kacau balau bila melakukan kegiatan tanpa rencana. "Bagaimana bisa hidup tanpa perencanaan yang jelas," begitu selalu prinsipnya, sedangkan kamu lebih easy going. Lalu, di mana titik temunya?



Sifat Dasar Yang Bertolak Belakang

Setiap orang, menurut teori psikologi, mempunyai sifat dasar yang terangkum dalam DISC (dominant, influencing, steady, compliant). "Hanya, masing-masing pribadi memiliki satu sifat dasar yang lebih dominan dibandingkan sifat lainnya," Jika ada orang yang perfeksionis, berarti sifat dasarnya adalah compliant. Sedangkan bagi kamu yang lebih santai, memiliki sifat dasar influencing.

Ciri-ciri orang bersifat compliant, antara lain perfeksionis, penuh rencana dan selalu ingin akurat. Kebalikannya, orang yang memiliki sifat influencing lebih mudah menyesuaikan diri dengan keadaan, optimistis dan senang bergaul. Hanya saja sisi negatifnya, ia cenderung berantakan, tidak perhatian terhadap hal mendetail, bahkan sering lupa.

Nah, akibat dari sifat dasar yang bertolak belakang itu, tidak heran jika orang perfeksionis jadi sering marah, menggerutu atau mengomel, karena orang yang bertipe influencing dianggapnya kurang disiplin, kurang rapi dan tidak memiliki perencanaan hidup atupun kreatif yang berlebihan. Sebaliknya, orang yang easy going menganggap mereka (orang perfeksionis) terlalu menuntut dan sulit menerima apa adanya.

Hindari Mengkritik Langsung

Mengubah sifat seseorang perlu usaha keras karena sifat itu terbentuk sejak dia kecil dan terus dibawa hingga dewasa dan cenderung menjadi karakter. Tapi kemungkinan untuk suatu perubahan tetap ada. Hanya saja perubahannya tidak dahsyat. Dan, perubahan itu tak bisa langsung terlihat. Perlu proses sebelum akhirnya ia memutuskan berubah.

Jika kita berniat sedikit mengubah orang yang perfeksionis agar lebih santai dan fleksibel, Kita perlu memakai cara halus. Cara paling ampuh, menurut para psikolog, adalah mencoba bersabar dan mengalah, (duh... susah banget yang ini yah).

Cara lain adalah berikan mereka pilihan. Bicarakan dengan mereka tentang sikapnya yang kaku. Carilah waktu yang tepat, mungkin ketika menonton televisi, saat mereka sedang tidak stres karena pekerjaan, dll. Bujuklah sambil bercanda agar ia sedikit ‘longgar' terhadap standar kesempurnaannya.

Fleksibel Perlu Ada Batasnya

Pertengkaran, mungkin, tak pernah terjadi karena orang yang easy going cenderung memandang sesuatu dengan santai. Tapi, apakah kita tak akan menjadi bosan melihat orang perfeksionis marah-marah terus? Rasanya, tak ada salahnya jika kita juga berusaha lebih toleran. Barangkali, lebih mudah mengubah diri sendiri daripada berusaha mengubah orang lain.

Memang kadang kala tidak gampang untuk bisa saling memahami, apalagi jika sifat yang sangat bertentangan ini. Tapi, jika kita tetap memegang pembawaan yang santai dan tenang, meski menghadapi masalah, ini akan membantu untuk lebih memahami.

Tuhan menunjukkan konsep perbedaan ini dengan sangat jelas melalui Adam dan Hawa. Adam bertengkar dengan Hawa dan saling menyalahkan. Karena Hawa yang jatuh ke dalam dosa, akhirnya Adam juga ikut jatuh ke dalam dosa dan Adam dikutuk dengan berkeringat akan mencari nafkah (hidup susah). Bisa dibayangkan, bagaimana galaunya perasaan mereka saat kehidupan nyaman dan indah yang selama ini mereka nikmati bersama dengan Tuhan berakhir sudah. Pertengkaranpun tak dapat dihindarkan.

Jika kita mengalami kesulitan memperbaiki hubungan yang didasari perbedaan ini maka tetaplah berusaha menerapkan nilai-nilai perbedaan sesuai standard Firman Tuhan.

Semangaaat!!!

Read More...

Thursday, August 07, 2008

Sikap Posesif

Seperti teringat kembali akan sesuatu akhir-akhir ini saya menemukan kata posesif, saya mencari-cari arti dari kata itu dan membuatku termenung dan berfikir kembali. Dalam kamus bahasa Inggris arti posesif adalah; Possessive: Having or showing a desire to control or dominate. Jika diartikan dalam bahasa Indonesia secara umum berarti Posesif adalah suatu sikap yang dipunyai atau ditunjukkan untuk mengontrol atau mendominasi sesuatu atau seseorang.



Kata itu mengingatkan saya suatu hal dan membuatku tersenyum. Saya berfikir bukan hanya manusia saja yang punya sikap itu, tapi Tuhan juga. Dia mempunyai sikap posesif kepada umat-Nya untuk menyembah-Nya, beribadah, dan berbuat baik pada sesama. Jika tidak dituruti maka pasti ada ganjarannya.

Namun, ada perbedaan yang sangat jelas. Tuhan yang punya Super Posesif (karena memang kedudukannya) dan kita sebagai manusia masih mempunyai pilihan (kehendak bebas) untuk memilih. Sedangkan manusia, sikap posesifnya terhadap sesuatu terutama seseorang cenderung tidak punya pilihan dan sisi negatif yang muncul.

Posesif dalam Suatu Hubungan Manusia
Mengucapkan kata posesif saya jadi teringat lagu Naif dengan judul yang sama dan juga cerita-cerita di film dan sinetron, atau curhat2 teman. Perlu disadari oleh kita, mungkin kita pernah bersikap posesif pada siapapun termasuk saya juga. Coba kita ingat-ingat tentang masa lalu. Pasti ada dan yang menjadi pertanyaan adalah sampai dimana kadar atau ukuran posesif itu.

Banyak yang menilai sikap posesif adalah suatu sikap yang negatif, cenderung merugikan orang lain dan bahkan diri sendiri. Jika saya bersikap posesif pada orang lain, maka dalam hatiku akan terpendam rasa tidak percaya diri, kecurigaan, berprasangka buruk, membenci, dan rasa yang lain yang akan mengotori hati kita yang. Jika itu terjadi maka tidak menutup kemungkinan untuk mengotori sikap dan prilaku kita secara fisik sebagai manusia (ceile kayak psikiater aja).

Bagi orang yang diposesifi, dia akan merasa tidak nyaman, terkungkung, pelanggaran privasi, dan lainnya. Namun, orang yang diposesifi dan yang memposesifi punya kadar dan ukuran sendiri dalam menilai dan melihat dari sudut pandang tertentu. Walau menurut mereka ada yang mengatakan itu baik (sebenarnya yang mereka maksud itu adalah sikap memberikan perhatian dan bukannya posesif), sikap perhatian yang berlebihan (posesif) bagi yang merasakan prilaku tersebut sangat tidak nyaman atau menentang dan terkesan mengakang.

Contoh dari sikap posesif itu diantaranya; terlalu banyak mengatur, banyak bertanya hingga detil serta cenderung mengintrogasi, dan kuatnya unsur kecurigaan dalam diri. Hal itu dilakukan karena adanya sikap tidak merasa percaya diri pada diri sendiri, takut kehilangan, dan keinginan untuk memiliki yang terlalu kuat dan bahkan keinginan untuk mengakang.

Lalu, apa hubungannya posesif dengan hubungan Cinta antar manusia? Biasanya sikap posesif itu timbul dari hubungan antar manusia karena adanya rasa cinta yang sangat terlalu kuat (biasanya salah satu dari pasangan itu). Apakah salah untuk mencintai seseorang dengan kuat? Apakah benar demikian? Lalu saya berfikir jika yang menjadi korban adalah “Kebebasan” diri, apakah hal itu juga bagian dari mencintai seseorang yang tulus. Jika hal itu terjadi, ada pertanyaan yang harus dijawab. Apakah aku mencintai seseorang secara fisiknya atau hatinya? Manakah yang lebih penting? Saya tidak mau mengorbankan “Kebebasan” orang lain, saya pasti memilih mencintai seseorang karena hati.

Lalu bagaimana dengan hubungan persahabatan kita dengan orang lain? Adakah sikap posesif itu? Sebenarnya antara hubungan persahabatan dengan hubungan kekasih itu hanya dibatasi garis tipis. Satu-satunya hal yang menjadi perbedaan adalah masalah hati dan status (berkomitmen untuk menjalin suatu hubungan kasih misalnya; berpacaran, bertunangan, dan menikah).
Sikap posesif yang diperbolehkan (menurut ilmu hubungan antar manusia) adalah hanya dalam konteks “Menasehati.” Menasehati sepanjang apa yang dilakukan pasangan kita itu tidak menyalahi aturan yang ada dalam norma susila dan agama serta saling menghormati. Tapi setiap manusia punya hak azasi untuk menentukan bagaimana cara dia untuk bertindak.

“Cinta akan berkembang jika kita merawat dan memupuknya secara wajar serta membiarkannya tumbuh dengan sendirinya sesuai kekuatan yang diberikan oleh kasih sayang dan Cinta dari Tuhan.”

Please don't be possessive but be a true lover like me :-)

Read More...

Tuesday, July 29, 2008

Jangan bersedih, Tips Buat Para Single

Beberapa bulan terakhir ini ada beberapa orang teman yang nikah ini membuat saya sedikit merenung sebagai seorang yang masih single (bukan promosi lho), lalu apa yang harus saya lakukan sebagai seorang single? Ini beberapa tipsnya...



• Bertanyalah pada teman-teman kamu yang sudah menikah, hal-hal apa yang paling mereka rindukan saat mereka masih single. Apakah itu jalan-jalan ke luar pulau, melakukan sesuatu beramateman-teman, atau hal-hal yang mungkin tidak sempat lagi mereka lakukan karena sudah berkeluarga. Lakukanlah hal-hal saat ini agar nantinya gak menyesal jika sudah berkeluarga nanti.

• Apa yang ingin dilakukan saat ini? Menulis buku? Melanjutkan pendidikan? Jalan-jalan ke luar negeri? Buatlah daftar dari semua keinginan kamu ini, lalu pilih salah satu dan lakukanlah sekarang! Jangan menghentikan hidup Anda untuk menunggu seorang pasangan.

• Alkitab mengatakan ada maksud atau tujuan yang spesifik untuk setiap saat kehidupan. Berdoa dan tanyalah pada Tuhan apa yang Dia ingin kamu pelajari atau lakukan di saat ini. Ketaatanmu akan semakin mendekatkan kamu pada-Nya dan rencana-Nya atas seluruh bidang kehidupan kita.

• Karena kamu tidak sedang memfokuskan sebagian besar energi untuk keluarga, Kamu punya banyak hal untuk diberikan. Ada saat saat bersama teman teman, jiwa baru di gereja misalnya, tetangga yang baru pindah ke lingkungan kamu dan yang mungkin merasa sangat terbantu oleh kehadiran kamu dalam hidup mereka.

• Ada banyak hal yang dapat kamu lihat dan alami di dunia ini, dan sekarang adalah kesempatan terbaikmu! Raih sebanyak mungkin pengalaman dengan berpetualang selama liburan bersama teman-teman, perkaya hidup kamu dengan memperluas pergaulan dan pengalaman! Kamu tidak akan pernah tahu siapa yang mungkin akan kamu temui di tengah perjalanan! Siapa tau "dia" yang Tuhan janjikan untuk menjadi pendamping hidupmu.

Jadi, tetap semangat!!! S'bab Tuhan menjadikan segala sesuatu indah pada waktunya.

Read More...

Monday, July 28, 2008

The Time Is Now

Jika saat ini kita berada di Denpasar dan ingin jalan-jalan ke Surabaya, di dalam pikiran kita akan terbayang kota Surabaya sebagai tempat tujuan yang ingin kita kunjungi, kita akan berpikir jalan mana yang akan kita lewati agar kita bisa mencapai tujuan. Kita berangkat dari Denpasar menuju Surabaya dengan mengendarai mobil sendiri, dalam perjalanan kita membayangkan rute jalan yang akan kita lewati, dan sekali - kali membayangkan nikmatnya kalau sudah sampai di kota Surabaya, membayangkan hal - hal yang bisa kita lakukan kalau sudah sampai tujuan, dan tentunya kita akan mengendarai mobil dengan perasaan gembira, semakin kita bayangkan semakin kita merasakan, dan kita pun merasa menikmati perjalanan tersebut.



Namun tentunya kita tidak memfokuskan mata dan pikiran kita hanya pada tujuan tersebut seratus persen, kita hanya akan membayangkan sekali - kali, dan tetap memfokuskan diri pada apa yang ada di depan mobil kita, memperhatikan rambu - rambu lalulintas, mengendalikan stir, membelokkan mobil ke kanan atau ke kiri mengikuti jalan, mengerem dan kadang - kadang melihat kaca spion di atas kepala, dan tentunya memperhatikan apakah jalan yang dilewati sudah benar atau salah arah, pokoknya kita harus konsentrasi penuh pada jalan yang sedang kita lewati dan mengerjakan apa yang dapat dikerjakan saat itu, karena ini jauh lebih penting, kalau tidak tujuan itu tidak akan sampai, mungkin bisa jadi kita kesasar ke tempat lain.

Bila kita lebih banyak memfokuskan diri pada masa lampau atau masa depan, kita akan mengalami kecemasan. Dengan memikirkan masa lampau, kita akan terbelenggu dalam kepedihan, masa lampau biarlah berlalu dan lupakan saja. Sedangkan bila kita memfokuskan diri pada masa depan, kadang kadang kita juga akan merasa cemas, masa depan tidak dapat kita lihat dengan jelas apa yang akan terjadi nantinya. Kita tidak bisa meramalkan masa depan, masa depan kadang kadang tidak sesuai dengan apa yang kita bayangkan. Bagi kita yang percaya Tuhan sudah merancang masa depan kita gilang gemilang jadi tidak ada yang perlu dikawatirkan.

Satu-satunya cara meramalkan masa depan adalah dengan berjalan menuju masa depan itu sendiri. Gunakan kekuatan yang ada didalam diri kita yang berasal dari Tuhan untuk menciptakan kehidupan yang kita inginkan. Pikirkan dan bayangkan apa yang menjadi tujuan Tuhan dan bukan tujuan kita. Semakin sering kita membayangkan tujuan-tujuan, kita akan semakin bergairah dan berenergi dan suatu saat kita akan berani untuk melakukan sesuatu untuk merealisasikan tujuan-tujuan itu.Namun apa yang telah kita "ciptakan" bagi masa depan, tidak akan datang dengan sendirinya tanpa tindakan yang kita lakukan. Kita harus melakukan tindakan yang selaras dengan tujuan tersebut. "

Saat ini " adalah saat yang tepat bagi kita untuk bertindak. Fokuskan diri kita pada keadaan " saat ini ". Lakukan apa saja yang terbaik yang bisa kita lakukan saat ini. dan lakukan evaluasi apakah tindakan kita sudah searah dengan tujuan atau menyimpang ke tempat lain. Lakukan pekerjaan kita saat ini dengan baik dan sebisa mungkin, karena semua ini merupakan kekuatan. Tindakan kita setiap hari yang sukses, akan membawa kita pada kesuksesan yang lebih besar di masa yang akan datang. Janganlah kita hidup dalam ilusi masa lampau ataupun masa depan dengan hanya bermimpi, realisasikan mimpi kita lewat tindakan kita saat ini. Fokuskan pikiran dan tindakan kita pada " saat ini ", dan sekali-kali ingatlah tujuan anda. . Ada dua hal di dalam kehidupan kita: Yang pertama adalah TUJUAN dan yang kedua adalah PERJALANAN. Ketika kita sudah mengetahui tujuan kita kini saatnya kita berjalan dan melakukan, The Time Is Now, jangan tunda lakukan sekarang juga.
Do Your Best n' God will Do the Rest

Read More...

Sunday, July 13, 2008

Rick Warren Interview

Ini adalah sebuah wawancara yang benar-benar luar biasa dengan Rick Warren, penulis Purpose Driven Life (best seller) dan Gembala senior dari Gereja Saddleback di California .

Dalam sebuah wawancara dengan Paul Bradshaw, Rick Warren mengatakan:
Orang-orang bertanya kepada saya, apa tujuan dari hidup? Dan jawab saya adalah: secara ringkas, hidup adalah persiapan untuk kekekalan. Kita diciptakan untuk hidup selama-lamanya, dan Tuhan menginginkan kita untuk bersama-sama dengan Dia di surga. Suatu hari jantung saya akan berhenti, dan itu akan menjadi akhir dari tubuh saya tapi bukan akhir dari saya.



Saya mungkin hidup 60 sampai 100 tahun di bumi, tapi saya akan menghabiskan trilyunan (takterbatas) tahun dalam kekekalan. Ini adalah sekedar pemanasan, persiapan untuk hal yang sesungguhnya.

Allah menginginkan kita melatih di dunia apa yang akan kita lakukan selamanya dalam kekekalan. Kita diciptakan oleh Allah dan untuk Allah, dan sampai engkau bisa memahami hal itu, hidup tidak akan pernah masuk akal.

Hidup adalah sebuah seri dari masalah-masalah: apakah engkau sedang dalam masalah sekarang, baru saja selesai dari satu masalah, atau akan segera masuk dalam satu masalah.

Alasan untuk ini adalah: Tuhan lebih tertarik kepada karaktermu daripada kesenangan / kenyamanan hidupmu.

Tuhan lebih tertarik untuk membuat hidupmu suci daripada membuat hidupmu senang. Kita bisa cukup senang di dunia, tapi itu bukanlah tujuan dari hidup. Tujuannya adalah pertumbuhan karakter, dalam kemiripan kepada Kristus.

Setahun terakhir ini telah menjadi tahun yang paling hebat dalam hidup saya tapi juga tahun yang paling sulit, dengan istri saya, Kay, terkena kanker.

Dulu saya terbiasa berpikir bahwa hidup adalah bukit dan lembah suatu saat kamu melalui masa-masa gelap, kemudian kamu naik ke puncak, bolak-balik seperti itu. Saya tidak percaya itu lagi.

Hidup bukannya dalam bentuk bukit dan lembah, sekarang saya percaya bahwa hidup adalah seperti 2 rel di rel kereta api, dan pada setiap waktu kamu mengalami sesuatu yang baik dan sesuatu yang buruk dalam hidupmu.
Tidak penting seberapa baiknya berbagai hal terjadi dalam hidupmu, selalu ada hal-hal yang buruk yang perlu diselesaikan.

Dan tidak perduli seberapa buruknya yang terjadi dalam hidupmu, selalu ada sesuatu yang baik dimana engkau bisa bersyukur kepada Tuhan.

Engkau bisa fokus pada tujuan hidupmu, atau engkau bisa fokus pada masalahmu.

Jika engkau fokus pada masalahmu, engkau akan menjadi terpusat pada dirimu (self-centeredness) , masalahku, urusanku, sakitku.

Tapi satu cara yang paling mudah untuk menyingkirkan rasa sakit itu adalah dengan melepaskan fokusmu pada dirimu sendiri dan mulai memfokuskan diri kepada Allah dan kepada sesama.

Kami dengan cepat menemukan bahwa walaupun didoakan oleh ratusan ribu orang, Tuhan tidak akan menyembuhkan Kay atau meringankan penderitaannya. Keadaan sangat sulit untuk dia, tapi Allah sudah memperkuat karakternya, memberinya pelayanan menolong orang lain, memberinya sebuah kesaksian, menarik dia lebih dekat lagi kepada Allah dan kepada sesama.

Engkau harus belajar untuk berhadapan dengan hal yang baik maupun yang buruk dalam hidup. Sebenarnya, terkadang berurusan dengan yang baik bisa lebih sulit.
Sebagai contoh, dalam setahun terakhir ini, secara begitu tiba-tiba, ketika sebuah buku terjual 15 juta buah, hal itu membuat saya langsung sangat kaya.

Itu juga membawa banyak kepopuleran yang belum pernah saya hadapi sebelumnya. Saya pikir Allah tidak memberimu uang ataupun kepopuleran untuk ego dirimu sendiri atau untuk engkau hidup enak-enakan.

Jadi saya mulai bertanya kepada Allah apa yang Ia inginkan untuk saya lakukan dengan uang, kepopuleran, dan pengaruh ini. Dia memberiku 2 pasal yang berbeda yang menolong saya menentukan apa yang harus dilakukan, 2 Korintus 9 dan Mazmur 72.

Pertama, meskipun ada begitu banyak uang yang kami terima, kami tidak akan mengubah gaya hidup kami sedikitpun. Kami tidak melakukan pembelian besar apapun.

Kedua, mulai sekitar tengah tahun lalu, saya berhenti mengambil gaji dari gereja.

Ketiga, kami mendirikan yayasan-yayasan untuk mendanai sebuah inisiatif yang kami sebut The Peace Plan: untuk mendirikan gereja, memperlengkapi pemimpin-pemimpin, menolong orang miskin, merawat yang sakit, dan mendidik generasi masa depan.

Keempat, saya menjumlahkan semua yang telah gereja bayarkan kepada saya selama 24 tahun sejak saya memulai gereja, dan saya mengembalikan semuanya.
Terasa sangat membebaskan untuk bisa melayani Allah secara cuma-cuma.

Kita harus bertanya pada diri kita: Apakah saya akan hidup untuk kekayaan? Popularitas?

Apakah saya akan diarahkan oleh tekanan? Perasaan bersalah? Kepahitan? Materialisme?

Atau saya akan diarahkan oleh rencana-rencana Allah untuk hidup saya? Ketika saya bangun pagi, saya duduk di sisi tempat tidur saya dan berkata, Tuhan, jika saya tidak menyelesaikan satu halpun pada hari ini, saya ingin mengenal Engkau lebih lagi dan mengasihi Engkau lebih lagi. Tuhan tidak meletakkanmu di bumi hanya untuk mengisi daftar hal-hal yang harus dikerjakan. Dia lebih tertarik kepada siapa saya daripada apa yang saya lakukan. Karena itulah kita disebut human beings, bukan human doings.

Dalam masa-masa yang menyenangkan, PUJI TUHAN.
Dalam masa-masa sulit, CARI TUHAN.
Dalam masa-masa tenang, SEMBAH TUHAN.
Dalam masa-masa yang menyakitkan, PERCAYAI TUHAN.
Setiap saat, BERSYUKURLAH KEPADA TUHAN.

Read More...

Thursday, July 03, 2008

New Age Movement

Pernahkah kalian mendengar tentang gerakan jaman baru, atau lebih dikenal New Age Movement (NAM)? Ini adalah sebuah gerakan di bidang spiritual dan sosial yang saat ini sedang masuk dan mempengaruhi dunia. Bahakn dunia "barat" yang kental dengan kekristenan pun saat ini mulai pelan-pelan ditaklukkan oleh gerakan zaman baru ini. Dalam pengajarannya, new age berfokus pada banyak hal bahkan menguasai hampir seluruh aspek kehidupan, merangkul berbagai kepercayaan, dari agama-agama timur hingga dunia mistik barat dan dunia moderen. Terlebih lagi saat ini di Amerika, new age sudah banyak beradaptasi dan sangat dipengaruhi oleh kebudayaan materialistik yang ada sehingga sangat diterima di lingkungan sekuler maupun kultur kebebasan (liberty).

Jangan pernah salah dengan berpikir bahwa ke Kristenan dapat dengan mudah menghadapi dan membedakan pengajaran mereka. Sebagaimana new age movement menggunakan berbagai ajaran agama dan kepercayaan, mereka pun tidak segan-segan menggunakan kebenaran alkitab sebagai referensi pengajarannya.

Sungguh mengesankan bagaimana orang-orang tersedot dan dipengaruhi oleh pengajaran new age ini. Mereka hampir mempengaruhi semua area kehidupan - sosiologi, psychology, kedokteran, pemerintahan, ekologi, ilmu pengetahuan, seni, pendidikan, komunitas bisnis, media, entertaimen, olahraga, dan bahkan gereja. Mereka dengan kreatif bermutasi dalam berbagai bentuk, dalam dunia gereja mereka berwujud seperti Christian science, dan berbagai pengajaran tentang injil kemakmuran ataupun dalam bentuk pengajaran yang baru. Sedang di dunia sekuler mereka hadir dalam bungkusan berbagai seminar memaksimalkan potensi manusia, dan banyak lagi hal seperti pengobatan alternativ, dan kekuatan pikiran. Jika kita adalah yang orang jeli, bahkan Anda akan menemukan hal ini sudah masuk dalam berbagai kurikulum sekolah dan dunia pendidikan.

Ajaran yang menjadi patokan utama dan yang umumnya dibagikan oleh new age adalah kombinasi dari pengajaran gnostik dan okultisme. Gnostik adalah ajaran kuno yang mengajarkan bahwa bahwa pada kenyataannya manusia adalah tuhan bagi dirinya sendiri. Dalam diri manusia ada kekuatan yang tidak terbatas, dan hal itu bisa dialami oleh seseorang melalui suatu proses tertentu. Ajaran mereka lebih sering disebut sebagai "kebenaran universal".

Lalu hal apa yang bertentangan dengan kebenaran firman Tuhan? Mari kita lihat:

1. New Age mengajarkan Tuhan bukanlah sebuah pribadi, tetapi hanyalah kekuatan tak terbatas yang ada disekitar kita.
2. Tuhan ada dalam semua hal dan semua hal adalah Tuhan. Tuhan bukanlah sumber dan pencipta segala sesuatu tetapi hanyalah bagian dari segala sesuatu itu.
3. Tidak ada sesuatu yang bukan Tuhan (Pantheism).
4. Tidak ada dosa, tetapi hanya sebuah pengertian yang salah tentang kebenaran. Pengetahuanlah yang menyelamatkan, bukan Yesus.
5. Neraka itu tidak ada, neraka hanya sebuah pengalaman di bumi ini, dan itu adanya hanya di pikiran.
6. Yesus hanyalah satu dari banyak jalan yang menunjukkan kebenaran di bumi ini.

Jadi melalui hal ini dapat disimpulkan bahwa New Age tidak mengakui manusia adalah orang berdosa, sedangkan alkitab berkata, bahwa semua orang telah berbuat dosa (Roma 5:12). Dengan menganggap bahwa manusia adalah tuhan atas dirinya sendiri maka New Age mengajarkan untuk tidak bergantung pada Tuhan dalam segala sesuatu. Firman Tuhan berkata, "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari Tuhan." (Yeremia 17:7).

Jika ada dari kita yang gemar dengan buku-buku kesuksesan, dan seminar-seminar yang saat ini sangat ramai didatangi, pastikan Anda melakukan filter dan mengetahui dengan benar atas pengajaran yang dibagikan. Menurut saya ini tergantung dari diri kita masing-masing bagaimana kita menyingkapinya. Jika tidak, dengan tanpa sadar nilai-nilai kehidupan kita akan mulai berubah, dan tidak selaras dengan firman Tuhan.
Intinya hanya satu bahwa segala yang kita terima haruslah sesuai dengan firman Tuhan.

Read More...

Tuesday, June 24, 2008

Bollywood History

Bollywood (India) adalah istilah informal yang terkenal di India, menggunakan Hindi-Language Mumbai-Based Industri film di India. Bollywood adalah bermula dari suatu ungkapan yang sering disalah digunakan pada Bioskop orang India atau film India yang merupakan bagian dari Industri film Orang India. Saat ini Bollywood adalah merupakan salah satu produsen film yang paling besar di dunia.

Penggunaan nama Bollywood petama kali digunakan secara tidak sengaja oleh orang India yang menyabutkan kata Hollywood dengan aksen Bombay. Tetapi sesungguhnya, Bollywood tidak sama dengan Hollywood, Bollywood bukanlah nama tempat seperti halnya Hollywood.

Bollywood biasanya dikenal sebagai Hindi Bioskop atau sinema India yang menayangkan film dengan menggunakan bahasa India dan Urdu.

Read More...

Monday, June 23, 2008

Hollywood History

Pastinya semua tau Hollywood-kan? Apakah anda tahu bahwa hollywood dulu direncanakan untuk menjadi suatu model masyarakat yang penduduknya bebas dari minuman keras? Daerah itu ditemukan oleh keluarga Wilcox, yang membeli tanah itu di tahun 1887. Suatu ketika nyonya Wilcox sedang duduk di Kereta api, disebelah seorang wanita yang mempunyai rumah musim panas yang bernama “Hollywood”. Rupanya nyonya Wilcox memyukai bunyi dari nama tersebut. Akhirnya ia memilih nama Hollywood untuk menamakan daerahnya.

Selama 20 tahun, Hollywood merupakan desa dengan hanya 500 warga dengan masalah yang tidak lebih berat daripada bagaimana menjaga domba mereka untuk tidak berkeliaran di alun-alun desa.

Sepuluh tahun kemudian, Hollywood berubah menjadi pusat perfilman nasional bagi Amerika untuk dua alasan. Pertama, cuacanya yang bagus memungkinkan masa pembuatan film yang panjang. Kedua, para pembuat film sering kuatir dituntut karena melanggar hak cipta. Karena Hollywood cukup dekat dengan Meksiko, maka mereka biasa menyeberang perbatasan untuk mendapat kekebalan hukum atau semacam perlindungan hukum bila diperlukan.

Tanda nama Hollywood awalnya ditulis dengan “Hollywoodland”, yang merupakan ungkapan iklan untuk perusahaan pengembang perumahan. Namun, empat huruf dibelakang nama itu akhirnya dibuang mungkin karena terlalu berarti spesifik kali ya.., dan ditulis “Hollywood” seperti terpampang di pinggir bukit hingga sekarang.

Read More...

Thursday, June 19, 2008

Perfeksionis dan Gambar Diri

Kamu orang yang perfeksionis? Kamu tahu enggak, kadang-kadang sifat seperti itu muncul karena keinginan orang lain, lho! Tanpa kita sadari...

Semua orang pasti selalu ingin berhasil di dalam hidup. Bahkan sebagian dari kita menjadikan keberhasilan adalah sebuah kebutuhan bahkan keharusan sehingga kita akan terikat dengan sebuah usaha terus-menerus untuk memperoleh hasil yang sempurna. Termasuk untuk hal-hal yang kecil sekalipun.

Sifat seperti inilah yang disebut sebagai perfeksionis. Sepintas orang perfeksionis terkesan sempurna. Namun, sifat ini ternyata juga bisa timbul untuk menghindari perasaan enggak enak, yang sebabnya bisa bermacam-macam. Makanya sifat perfeksionisme itu terbagi menjadi dua. Pertama, perfeksionisme yang positif, artinya mereka yang enggak puas kalau cita-cita mereka belum tercapai. Kedua, perfeksionisme yang negatif, yang suka mengkritik diri sendiri atau merasa kurang sempurna terus.

Naluri seorang perfeksionis biasanya selalu tertuju pada ketakutan akan kegagalan. Akibat ketakutannya itu, seorang perfeksionis akan berusaha menetapkan suatu standar atau pedoman tertentu yang harus bisa dicapai. Ia mengira perincian rencana yang begitu detail dan rapi akan membuat hidupnya menjadi lebih teratur dan kemungkinan untuk gagal enggak ada sama sekali.

Kenyataannya, standar tersebut kerap kali malah membuat seorang perfeksionis hidup dalam batasan peraturan-peraturan yang diciptakannya sendiri. Ia akan sering mengalami kekecewaan karena enggak mampu melakukan segala sesuatu sesempurna yang diinginkannya. Ia juga akan sangat kesal pada dirinya sendiri, bahkan terkadang mengambinghitamkan orang lain sebagai akibat kegagalannya. Selanjutnya, pengalaman akan takut gagal tadi bisa mengarah pada depresi yang mendalam dan menyalahkna diri sendiri.

Nah, orang yang belum memiliki konsep diri yang memadai, ditambah dengan dengan sifat perfeksionis tadi, biasanya akan mencari pelarian dengan nge-drugs atau mengonsumsi alkohol atau suka mengatur orang lain. Awalnya sih hanya sebagai pelarian untuk menghilangkan tekanan akibat kekecewaan atau kegagalan masa lalu. Namun, akhirnya ia baru menyadari bahwa dirinya enggak mampu bertahan tanpa zat-zat "adiktif" tadi.

Gambar diri

Supaya enggak mengalami kekecewaan berlarut-larut seperti di atas, sebelumnya kita harus meyakinkan diri bahwa kita selalu terbuka untuk menerima kebenaran tentang ”gambar diri” atau keadaan diri kita yang sesungguhnya.

Kita diciptakan Tuhan sebagai individu yang terbaik, istimewa, bahkan unik dan kreatif. Namun, kadang-kadang kita enggak sadar akan nilai diri kita. Sering kali kita salah berpikir seperti, ”Saya adalah seperti yang orang lain katakan tentang saya”, atau, ”Saya akan menemukan nilai diri saya sesuai pendapat mereka tentang saya”. Citra diri atau gambar diri yang enggak benar ini akan membuat kita enggak menjadi manusia yang utuh dan menghambat hubungan kita dengan orang-orang di sekitar kita.

Gambar diri itu sebenarnya penjelasan akan keadaan diri sendiri maupun pikiran kita tentang pandangan orang lain terhadap diri kita. Gambaran ini terbentuk selama bertahun-tahun selama kita berinteraksi dengan lingkungan kita. Meskipun begitu, citra diri dapat diubah sesuai yang kita inginkan.

Nilai diri kita pun berkaitan erat dengan cara bagaimana kita memandang diri sendiri dan bagaimana kita berpikir tentang penilaian orang lain tentang kita. Misalnya, ada pendapat bahwa orang akan menghargai kita kalau kita keren, pintar, kaya, atau jago basket. Jadi kalau ada orang yang badannya rada gembul atau gaya dandannya pas-pasan enggak perlu dihargai.

Ini artinya kita jadi terpaku pada pendapat orang lain atau kita malah terlalu mempertahankan ego kita yang tidak kreatif. Padahal penilaian seperti itu malah akan membuat kita menjadi pribadi yang takut gagal, takut tertolak, takut dihukum, bahkan bisa mengasingkan diri dan menjadikan diri kita patern bagi orang lain. Kita jadi takut untuk mencoba sesuatu yang baru sehingga ide dan kreativitas kita enggak berkembang.

Kalau hal ini terjadi terus-menerus, kita bisa jadi menjadi orang yang paling enggak bahagia. Habis, kita enggak punya harapan, enggak punya tujuan, dan merasa hidup ini sia-sia saja karena enggak memberikan hasil apa pun.

Mengatasi citra diri yang buruk

Pencitraan diri berkaitan erat dengan kepercayaan diri (self esteem), yaitu seberapa jauh kita mampu menghargai, menilai, dan menghormati diri kita sendiri. Untuk mengatasi citra diri yang buruk tadi, kita harus mau berubah, sabar, dan terbuka atas dukungan orang lain karena enggak semuanya bisa kita kerjakan sendiri dengan mengharapkan hasil yang sempurna.

Selain itu, kita juga harus mau bangga akan keunikan yang kita miliki. Kita juga harus percaya bahwa kita mampu melakukan apa yang kita inginkan. Untuk bisa tampil sebagai pribadi yang andal dan memiliki kreativitas yang beragam, kita harus berani mencoba hal-hal baru, mau keluar dari rutinitas, dan enggak takut gagal. Karena kalau kita mau mengembangkan kreativitas, hidup kita jadi lebih menyenangkan.

Namun, ini enggak bakal terjadi kalau kita enggak punya rasa percaya diri. Untuk memperoleh kepercayaan diri tersebut, ada beberapa langkah yang bisa kita terapkan. Pertama, catat apa saja kemampuan istimewa yang kita miliki. Kedua, tekankan sikap optimistis bahwa kita mampu mencapai sebuah kesuksesan. Namun, ingat, jika kita berhasil mencapai kesuksesan, jangan terlalu berlebihan. Begitu juga jika ternyata kita gagal. Enggak berarti seluruh pengharapan kita telah mati. Ketiga, kita harus mau dan mampu mengubah sikap secara keseluruhan. Kegagalan enggak perlu dipermasalahkan, melainkan dipelajari agar kita semakin hari menjadi semakin baik. Maka yang terjadi adalah pendewasaan dan pembelajaran diri kita.

Intinya, kita harus mengubah pandangan terhadap diri sendiri. Kalau enggak, orang lain juga enggak akan mau dong menghargai diri kita. Percayalah dengan kemampuan yang kita miliki, jangan cuma terpaku dengan pendapat orang lain untuk menilai siapa sih diri kita ini? Dengan mempunyai gambar diri yang baik, itu berarti kita juga memberi nilai yang tinggi kepada diri kita sendiri. ”You can if you think you can.”

Read More...

Wednesday, June 18, 2008

Waktu

Bayangkan ada sebuah bank yang memberi anda uang sejumlah Rp. 86.400,- setiap paginya.
Semua uang itu dapat anda gunakan (tidak lebih).
Pada malam hari, bank akan menghapus sisa uang yang tidak anda gunakan selama sehari.
Coba tebak, apa yang akan anda lakukan? Tentu saja, menghabiskan semua uang pinjaman itu.

Siapapun dari kita memiliki bank semacam itu; bernama WAKTU.
Setiap pagi, ia akan memberi anda 86.400 detik.
Pada malam harinya ia akan menghapus sisa waktu yang tidak anda gunakan untuk tujuan baik.
Karena ia tidak memberikan sisa waktunya pada anda.
Ia juga tidak memberikan waktu tambahan.
Setiap hari ia akan membuka satu rekening baru untuk anda.
Setiap malam ia akan menghanguskan yang tersisa.
Jika anda tidak menggunakannya maka kerugian akan menimpa anda.
Anda tidak bisa menariknya kembali.
Juga, anda tidak bisa meminta “uang muka” untuk keesokan hari.
Anda harus hidup di dalam simpanan hari ini.
Maka dari itu, investasikanlah untuk kesehatan, kebahagiaan dan kesuksesan anda.
Jam terus berdetak.
Gunakan waktu anda sebaik-baiknya.

Agar tahu pentingnya waktu SETAHUN, tanyakan pada murid yang gagal kelas.

Agar tahu pentingnya waktu SEBULAN, tanyakan pada ibu yang melahirkan bayi prematur.

Agar tahu pentingnya waktu SEMINGGU, tanyakan pada editor majalah mingguan.

Agar tahu pentingnya waktu SEJAM, tanyakan pada kekasih yang menunggu untuk bertemu.

Agar tahu pentingnya waktu SEMENIT, tanyakan pada orang yang ketinggalan pesawat terbang.

Agar tahu pentingnya waktu SEDETIK, tanyakan pada orang yang baru saja terhindar dari kecelakaan.

Agar tahu pentingnya waktu SEMILIDETIK, tanyakan pada peraih medali perak Olimpiade.


“Hargailah setiap waktu yang anda miliki. Dan ingatlah waktu tidaklah menunggu siapa-siapa”

Read More...

Thursday, May 08, 2008

Inikah Yang Dinamakan Cinta?


Hi guys,
Berapa banyak dari kita yang pernah mengalami hal seperti ini:
Ada co/ce baru di kelas saya! wah seneng banget!, dapet tambahan 1 co/ce pasti seneng. Hehehe. pas saya liat anak baru ini, waahhh … ini orang kok type gue banget yah! Persis banget sama type-type co/ce yang saya suka. Cakep, pinter, rapi, rajin, berwibawa, ampe gaya rambut ama gaya pakaiannya tuh type gue banget!! en gayanya itu loh … ngga kuku! Sampe-sampe saya udeh ngiler duluan …
Yang jelas saya jadi agak semangat masuk kelas. Trus yah biasalah, kalau di kelas tuh suka nyuri-nyuri pandang, suka belaga bego tanya-tanya pelajaran. En jadi ngga suka lagi ama hobi (bolos)! So, yang biasanya saya suka ketiduran dikelas huh, wah udeh deh godaan untuk bolos (baca: hobi) tuh gede banget! Tapi yah berhubung kalau bolos ngga bisa ketemu … yah saya masuk deh. Kadang kalau di kantin, sekalipun ada orang buanyak, tapi entah gimana saya selalu bisa nemuin dia duduk di mana! Hehehe. en kalau sekali ketemu di kantin, trus dia senyum sama saya … wah itu udeh cukup bikin saya senyam-senyum sepanjang hari!! Diam-diam kamu mulai menjadi pengagum rahasia.

Malah bahkan kita sampai sempet doa, Tuhan kalau boleh ntar dapet yang model begitu donk! Yah tampang2nya ama pinternya mirip-mirip gitu dah! Eh tapi ngga ding, gak nolak loh Tuhan …hahaha.

Kalau diliat dari cerita saya di atas, pasti ada yang mikir kita ‘fall in love’ ama itu co/ce. benernya cobadeh pikir sekali lagi apa kita beneran fall in love? Masak sih?!?! masak sih saya bisa fall in love ama dia? Lah belon ada 1 bulan kenal sama dia. Kita bahkan ngga tau apa-apa tentang dia! En mungkin ngga sih kita ‘cinta’ sama orang yang kita ngga kenal?

Menurut saya kagak mungkin. So saya rasa, saya cuman sekedar suka sama dia. Tepatnya suka liat tampangnya … suka dengerin suaranya … suka liatin gayanya. Ntar kalau udeh bener-bener kenal, belon tentu saya masih suka sama dia! Betul gak?

Inikah yang namanya cinta? Saya rasa BUKAN. Akhir-akhir ini saya sering mikir sih. Apa sih yang mananya cinta itu? kadang saya mikir, teman saya itu segudang, tapi apa ada yang bener-bener saya cintai? Kayaknya sih ngga ada deh. tepatnya belon ada.
En itu jadi bawa saya mikir lebih dalam lagi …

Apa saya bener-bener cinta sama Tuhan or saya cuman suka sama Tuhan?

Dulu sih saya mikir, wah saya ini cinta Tuhan … tapi apa iya? Atau jangan-jangan selama ini saya cuman naksir ama Tuhan … kagum sama Tuhan … suka ama Tuhan. APA SAYA BENER-BENER CINTA SAMA TUHAN?

Banyak hal yang menggambarkan tentang cinta tapi 1 yang saya tau, cinta itu pasti bicara soal pengorbanan. Kita ngga mungkin cinta sama orang tapi kita ngga mau ngerti dia, kita ngga mau nyenengin dia, kita ngga mau berusaha mengenal dia. Ngga mungkin banget.

Saya cinta sama Tuhan, karena Tuhan baik. Tuhan cukupin semua kebutuhan saya. Tuhan beri semua hal-hal yang baik dalam idup saya. Tuhan jagai saya. Tuhan lakukan banyak hal yang terbaik untuk saya … saya cinta ama Tuhan. apa bener?

Ketika Tuhan mulai bicara, Aku ngga suka kamu lakukan itu … Aku Allah yang cemburu. Aku ngga suka orang yang sombong, Kalau kamu ngga bayar perpuluhan kamu menipu Aku. Dan Aku ngga suka itu. kalau kamu sembarangan bersumpah, kamu berdosa terhadap Aku. Kamu membuat Aku sedih kalau kamu lakukan itu. Kalau kamu tidak percaya pada-Ku, kau melukai Aku … apa tanggapan kita? Apa tanggapan saya?

Ah Tuhan, boong2 dikit kan gak pa pa … Cincai lah …

Tuhan, pengeluaran bulan ini mempet loh. Masak tetep harus kasih perpuluhan. Sekali-kali ngga mgembaliin ngga apa-apa dah.

Kita sering banget memilah-milah firman Tuhan. kalau yang baik, kita bilang AMEN. Tapi kalau bagian itu bicara tentang bagian yang susah kita lakukan, kita ngga suka. ah Tuhan, jangan kejam-kejam donks!! Guys, ketika Tuhan berfirman, dan kita tidak mendengar, kita ngga anggep itu penting … apa itu namanya cinta?

Banyak orang dulunya (termasuk saya), cuman mau dekat sama Tuhan. tapi ngga mau buat komitmen sama Tuhan!! Cuman mau seneng-seneng, cuman mau dapet berkat, tapi NGGA MAU BAYAR HARGA. NGGA MAU TERIKAT KOMITMEN!! Kita cuman bisa bilang, “saya calon mempelai Kristus!” padahal sebenernya kita cuman mau pacaran sama Tuhan. kalau pacaran kan cuman seminggu sekali yaa … pas hari Sabtu Minggu aje pacaran ama Tuhan. hari laen mah saya jomblo!! So suka-suka saya!


Saya rasa kalau one day saya memutuskan untuk menikah (setelah dapet ph tentunya! Hehehe), itu pasti keputusan yang berat buat saya. en saya pasti pikir 1.000.000 kali sebelon mau bilang Yes, I do. kalau selama single, kita selalu berkata ‘saya saya saya dan saya’, suatu hari nanti kata itu harus diganti. Kita dan bukan saya.
Guys, itu juga yang Tuhan minta dari kita.

Tapi apa kamu mau … apa kamu rela … apa kamu sungguh-sungguh menjadikan idupmu seleras dengan idup-Ku? Apa kamu rela menganggap kepentingan-Ku lebih penting dari kepentinganmu? Kesenangan-Ku lebih penting … Apa kamu rela mengorbankan impian-impianmu demi Aku?! Apa kamu rela mengganti kata AKU dengan kata KITA? Apa kamu mau meminta pertimbangan-Ku sebelon kamu memutuskan segala sesuatu? Apa kamu mau mengerti Aku? Apa kamu mau … Aku sudah berikan semua dan yang terbaik untuk kamu, sekarang apakah kamu mau memberi yang terbaik juga untuk-Ku?

Guys, apakah selama ini kita ‘cinta’ sama Tuhan .. atau kita cuman naksir? Apa selama ini kita mau berkomitmen sama Tuhan atau kita cuman mau main-main sama DIA?
Tuhan sudah memberikan segalanya buat kita, apa yang sudah kita buat untuk Tuhan? Stop thinking about you! Just say, Lord, yes I do!

Read More...

Friday, February 08, 2008

Selamat Tahun Baru Imlek

Apa yang sudah kita lakukan pada bulan pertama ditahun ini? tahun yang baru, tantangan yang baru dan pasti berkat yang baru, tentunya begitu banyak tantangan yang baru dan kita bisa melihatnya dari perspektif kita masing masing.

Bagi yang berfikir positif, perjalanan hidup selalu merupakan pengalaman luar biasa, bahkan ketika seakan-akan roda nasib berada di titik paling bawah dan seorang mengalami kejatuhan. Untuk yang berhati besar, justru ketika kesulitan datang, disitu juga muncul tenaga luar biasa untuk melawannya dan menang. Begitu banyak nama populer yang tampil dengan kisah hidup mereka yang luar biasa. Dari setiap sosok ini kita dapat belajar bagaimana kita bisa menaklukan tantangan kehidupan. Kalau orang bilang, pengalaman adalah guru yang baik, maka kita dapat belajar banyak dari kisah orang lain dan memperolehnya dengan cuma-cuma, tanpa perlu mengalaminya sendiri.

Menurut penanggalan cina tahun ini adalah tahun tikus tanah, banyak yang meramalkan kalau ini adalah tahun yang sulit, bagaimana dengan anda? Bagi saya berarti tantangan yang baru, pengalaman baru dan tentu saja berkat yang baru.
Selamat tahun baru Imlek bagi yang merayakannya.

Read More...

Thursday, January 03, 2008

The New Beginning

Halo teman selamat tahun baru buat kita semua, tanpa terasa satu tahun sudah kita lewati, apa yang kita sudah lakukan di tahun yang lalu? Apakah kehidupan kita masih tetap biasa-biasa saja, atau banyak hal yang kita lakukan sudah menjadi dampak bagi orang lain, menunjukan identitas kita sebagai warga kerajaan atau hanya rakyat biasa, sudahkah kita mengambil jalan yang benar atau bahkan tersesat?

Ngomong tersesat bukanlah masalah kehilangan tujuan kemana kita akan pergi tapi masalah ketidaktahuan sedang berada di mana kita sekarang dan pada masa apa kita berada sekarang.

Gaya kehidupan kita saat ini sedang menghadapi tantangan dan kehilangan pengaruh yang sangat serius di tengah-tengah dunia yang sedang berubah dengan cepat ini, perubahan demi perubahan terjadi dalam hitungan detik dan bukan lagi permenit atau bahkan hitungan hari, menghadapi hal ini banyak orang yang menjadi ketakutan dan bahkan kematian rohani. Sebenarnya ketakutan itu tidak begitu berarti kalau saja kita mengerti dengan pergerakan dan era, zaman dimana kita berada sekarang. Tuhan sedang membawa kita keluar dari pola pikir keagamaan dan masuk dalam pola pikir kerajaan, kerajaan yang takan pernah tergoncangkan.

Tanpa terasa kehidupan kita telah menjadi seperti hal yang mematikan sehingga kehidupan Kristus tidak lagi nampak dan tertutup oleh pola dunia yang semakin tidak menentu ini. Ragam upaya yang sudah kadaluarsa semakin membuat kita melupakan dan bahkan kehilangan pengaruh yang sesungguhnya sebagai sebagai umat kerajaan menjadi garam dan terang bagi dunia. Era keagamaan sudah berakhir dan saatnya memasuki era kerajaan dan hanya satu Raja yang memerintah…

Untuk mengetahui isi hati seseorang kita perlu mendengarkan berita yang mereka sampaikan. Dengan pemahaman yang sama kita pun dapat mengetahui isi hati Raja.

Marilah kita melihat ke dalam diri kita masing-masing untuk dengan jujur menanyakan apakah memang berita tentang Raja kita sudah benar benar kita mengerti sehingga hatiNya benar-benar menjadi hati kita?

Mari terlibat aktif untuk masuk dalam pergerakan akhir jaman dan berdoa bersama dengan doa seperti yang Yesus ajarkan: DATANGLAH KERAJAANMU JADILAH KEHENDAKMU DI BUMI SEPERTI DI SORGA.

The New Beginning has come This is the time for the Kingdom!

Read More...