Bollywood (India) adalah istilah informal yang terkenal di India, menggunakan Hindi-Language Mumbai-Based Industri film di India. Bollywood adalah bermula dari suatu ungkapan yang sering disalah digunakan pada Bioskop orang India atau film India yang merupakan bagian dari Industri film Orang India. Saat ini Bollywood adalah merupakan salah satu produsen film yang paling besar di dunia.
Penggunaan nama Bollywood petama kali digunakan secara tidak sengaja oleh orang India yang menyabutkan kata Hollywood dengan aksen Bombay. Tetapi sesungguhnya, Bollywood tidak sama dengan Hollywood, Bollywood bukanlah nama tempat seperti halnya Hollywood.
Bollywood biasanya dikenal sebagai Hindi Bioskop atau sinema India yang menayangkan film dengan menggunakan bahasa India dan Urdu.
Hello, welcome to my world. The world full of love. Sometimes i'm not sure axactly what i'll be writing about on this blog but this blog is about share, this is my playground where i can share everything that i have with you.
I am Ronald Selatan (rselatan) living and enjoing Bali so much, I'm a fulltime lover. People says if you want to know my self, just read up this blog. This is a site of LOVE.
HOME | DE SOUTH | MARKETPLACE | CONTACT
_________________________________________________________________
Tuesday, June 24, 2008
Bollywood History
Monday, June 23, 2008
Hollywood History
Pastinya semua tau Hollywood-kan? Apakah anda tahu bahwa hollywood dulu direncanakan untuk menjadi suatu model masyarakat yang penduduknya bebas dari minuman keras? Daerah itu ditemukan oleh keluarga Wilcox, yang membeli tanah itu di tahun 1887. Suatu ketika nyonya Wilcox sedang duduk di Kereta api, disebelah seorang wanita yang mempunyai rumah musim panas yang bernama “Hollywood”. Rupanya nyonya Wilcox memyukai bunyi dari nama tersebut. Akhirnya ia memilih nama Hollywood untuk menamakan daerahnya.
Selama 20 tahun, Hollywood merupakan desa dengan hanya 500 warga dengan masalah yang tidak lebih berat daripada bagaimana menjaga domba mereka untuk tidak berkeliaran di alun-alun desa.
Sepuluh tahun kemudian, Hollywood berubah menjadi pusat perfilman nasional bagi Amerika untuk dua alasan. Pertama, cuacanya yang bagus memungkinkan masa pembuatan film yang panjang. Kedua, para pembuat film sering kuatir dituntut karena melanggar hak cipta. Karena Hollywood cukup dekat dengan Meksiko, maka mereka biasa menyeberang perbatasan untuk mendapat kekebalan hukum atau semacam perlindungan hukum bila diperlukan.
Tanda nama Hollywood awalnya ditulis dengan “Hollywoodland”, yang merupakan ungkapan iklan untuk perusahaan pengembang perumahan. Namun, empat huruf dibelakang nama itu akhirnya dibuang mungkin karena terlalu berarti spesifik kali ya.., dan ditulis “Hollywood” seperti terpampang di pinggir bukit hingga sekarang.
Wednesday, June 18, 2008
Waktu
Bayangkan ada sebuah bank yang memberi anda uang sejumlah Rp. 86.400,- setiap paginya.
Semua uang itu dapat anda gunakan (tidak lebih).
Pada malam hari, bank akan menghapus sisa uang yang tidak anda gunakan selama sehari.
Coba tebak, apa yang akan anda lakukan? Tentu saja, menghabiskan semua uang pinjaman itu.
Siapapun dari kita memiliki bank semacam itu; bernama WAKTU.
Setiap pagi, ia akan memberi anda 86.400 detik.
Pada malam harinya ia akan menghapus sisa waktu yang tidak anda gunakan untuk tujuan baik.
Karena ia tidak memberikan sisa waktunya pada anda.
Ia juga tidak memberikan waktu tambahan.
Setiap hari ia akan membuka satu rekening baru untuk anda.
Setiap malam ia akan menghanguskan yang tersisa.
Jika anda tidak menggunakannya maka kerugian akan menimpa anda.
Anda tidak bisa menariknya kembali.
Juga, anda tidak bisa meminta “uang muka” untuk keesokan hari.
Anda harus hidup di dalam simpanan hari ini.
Maka dari itu, investasikanlah untuk kesehatan, kebahagiaan dan kesuksesan anda.
Jam terus berdetak.
Gunakan waktu anda sebaik-baiknya.
Agar tahu pentingnya waktu SETAHUN, tanyakan pada murid yang gagal kelas.
Agar tahu pentingnya waktu SEBULAN, tanyakan pada ibu yang melahirkan bayi prematur.
Agar tahu pentingnya waktu SEMINGGU, tanyakan pada editor majalah mingguan.
Agar tahu pentingnya waktu SEJAM, tanyakan pada kekasih yang menunggu untuk bertemu.
Agar tahu pentingnya waktu SEMENIT, tanyakan pada orang yang ketinggalan pesawat terbang.
Agar tahu pentingnya waktu SEDETIK, tanyakan pada orang yang baru saja terhindar dari kecelakaan.
Agar tahu pentingnya waktu SEMILIDETIK, tanyakan pada peraih medali perak Olimpiade.
“Hargailah setiap waktu yang anda miliki. Dan ingatlah waktu tidaklah menunggu siapa-siapa”
Post by
Ronald Selatan
di
2:10 AM
Categories
Christianity,
General,
Story
0
Comment
Wednesday, November 08, 2006
MAWAR, TERATAI DAN PERMATA
Alkisah di suatu negeri antah berantah ada seorang anak bertanya pada ibunya tentang arti cinta............
sang ibu yg kebetulan adalah seorang janda yg baru saja dicerai oleh suaminya karena suaminya mempunyai seorang kekasih gelap dan seorang istri muda.
sang ibu menjawab :" cinta adalah sebuah kekuatan untuk menyayangi walaupun hatimu telah sakit."
sang anak bertanya lagi : " ibu walau sudah disakiti ayah apakah masih mencintai ayah?"
sang ibu menjawab : "yah,,, walaupun telah disakiti oleh ayah mu hati kecil ibu masih berkata bahwa ibu masih mencintainya."
anak :" wahh kalau cinta memang harus terasa sakit saya seumur hidup tidak akan pernah mencintai seseorang."
ibu:" tidak semua cinta harus merasakan sakit, dan tidak semua sakit karena cinta."
lalu sang ibu menceritakan cerita tentang mawar, dan teratai untuk menggambarkan bahwa walau sakit dan pedih mawar dan teratai tetap bisa menebarkan senyumnya dan cintanya untuk semua orang. MAWAR tetap segar dan memancarkan keindahan cinta pada setiap orang walaupun disekitarnya tumbuh duri duri.... dan bagi MAWAR kotoran yg ada di tanahnya tetap dan makin membuat indah senyumnyaaa.....TERATAI makin mengembang jika air di bawahnya semakin kotor.......
mendengar penjelasan sang ibu sang anak hanya berdecak kagum dan berkata :" wahh andaikan di dunia ini semua orang bisa meniru kadar cinta dan kasih mawar dan teratai pasti di muka bumi ini akan tenteram dan damai tidak akan ada dendam."
lalu sang anak bertanya lagi pada ibunya " lalu dimanakah saya mencari cinta yg murni yg tidak harus mendapatkan sakitnya."
sang ibu menjawab:" sesungguhnya untuk mencari cinta sejatimu sangat sulit karena biasanya cinta sejatimu tersembunyi seperti permata yang indah di dasar lautan dan memang harus dicari.... jika engkau sabar dan tidak menyerah maka kau akan mendapatkannya. Setelah mendapatkannya engkaupun harus mengolah cintamu itu agar lebih berkilau."
sang anak :" mengolah ?"
ibu :" ya mengolah seperti permata yg diolah untuk dijadikan perhiasan. tetapi cintamu itu diolah dengan saling pengertian, kejujuran dan keterbukaan." Dengan beralaskan kasih sayang.
Tuesday, July 25, 2006
Superman dan Kisah Yesus
Senyuman yang bersahabat dari sang pria bertubuh baja adalah hal terakhir yang dilihat penonton di akhir film “Superman: The Movie” yang diperankan oleh Christopher Reeve pada tahun 1978. Setelah semua prestasi dengan kekuatannya yang mengagumkan untuk menyelamatkan dunia dari malapetaka yang akan datang, Superman berhenti sejenak saat dia sedang terbang di atas bumi untuk meyakinkan kita bahwa semua berada di bawah kendalinya.
Ketertarikan pengarang Stephen Skelton dalam kisah kepahlawanan ini dimulai saat dia menonton film ini di masa kecilnya. Film itu meninggalkan kesan yang abadi sampai-sampai dia menulis buku “The Gospel According to the World’s Greatest Superhero” untuk menunjukkan kemiripan petualangan Superman dengan kisah Alkitab. “Kisah Superman dimulai seperti ini... Dari atas, Bapa di Surga mengirimkan Anak satu-satuNya utuk menyelamatkan bumi. Saat Dia turun ke bumi, dia akan dibesarkan oleh dua orang tua yang bernama Maria (Mary) dan Yusuf (Joseph), sekarang kisah Superman inilah yang kita bicarakan,” kata Skelton. “Ketika usianya 30 tahun, Superman memulai misi publiknya, ini adalah usia yang sama seperti Yesus,” jelasnya. “Dan dalam proses menjalankan misinya itu, Superman akan berjuang untuk kebenaran dan keadilan, dua hal alkitabiah yang sangat mendasar bagi suatu misi.”
Superman hidup kembali setelah dibunuh dalam buku komik terakhir yang diterbitkan pada tahun 1992 berjudul “The Death of Superman”. Kemudian Superman kembali ke bumi, disinilah saat dimana inti cerita dari “Superman Returns” berasal. “Dengan rincian hal-hal dari cerita ini, saya tahu tidak ada kisah lain yang begitu mirip selain kisah Yesus,” kata Skelton.
Cerita komik asli Superman diciptakan oleh Jerry Siegel dan Joel Shuster di tahun 1930an, awalnya tidak dimaksudkan untuk dibuat mirip dengan kisah Alkitab. Kedua remaja Yahudi ini tersandung begitu saja dalam plot dimana mereka menciptakan kisah petualangan Superman. Mereka menggambar dari pahlawan-pahlawan Alkitab, seperti Samson, yang adalah orang terkuat di Alkitab, dan Musa, yang menolong pembebasan bangsa Israel dari perbudakan. Kisah yang tidak asing lagi tersebut menjadi satu kisah yang mereka gunakan karena nampaknya itu adalah cara yang paling masuk akal untuk membentuk kisah dari seorang pahlawan yang hebat. Superman juga diciptakan dari kisah kehilangan dari ayah Jerry, yang ditembak mati oleh seorang perampok, dan pada waktu Amerika sedang berperang dengan depresi luar biasa dan dunia sedang bertempur dalam perang dunia II. “Mereka mencari figur seorang penyelamat yang bisa mereka impikan, seseorang yang bisa memberikan harapan dan menginspirasi mereka,” kata Skelton.
Sutradara X-Men Bryan Singer membawa kisah Superman yang terbaru ke layar lebar dengan judulnya “Superman Returns”. Meskipun korelasinya dengan kisah Yesus lebih mudah untuk dituliskan, buku-buku komik dan para penulis acara televisi tetap menjaga ikatannya yang kuat dengan Alkitab. Singer, yang bukan seorang Kristen, juga mengatakan agar jangan memisahkan antara penjelasan korelasi dengan ceritanya dalam “Superman Returns”. Saat ditanyai apa inti dari “Superman Returns”, Singer mengatakan, “Superman Returns adalah tentang apa yang terjadi saat mesias datang kembali.”
Di samping kemiripan dalam jalan cerita, simbolisme yang kuat dalam petualangan Superman menunjuk secara langsung kepada Tuhan. Buku Skelton mendiskusikan secara khusus makna yang ditemukan di balik kostum Superman. Salah satu simbol yang menarik bagi Skelton adalah perisai segitiga yang melekat dengan huruf “S” di dadanya. Secara sejarah, segitiga itu adalah simbol dari Trinitas: Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Segitiga yang digunakan dalam kostum Superman menggambarkan hubungan Tuhan dengan manusia dan karunia tunggalNya pada manusia.
Pahlawan-pahlawan yang lain telah datang dan pergi selama bertahun-tahun – Batman, Spiderman, dan Wonder Woman. Tapi mengapa Superman dapat bertahan tetap di ketinggian yang sama di seluruh dunia selama lebih dari 70 tahun sementara yang lainnya tidak? Menurut Skelton, Superman membangkitkan minat orang-orang hanya karena kemiripannya dengan Kristus. “Bahkan saat terpisah dari kekuatan supernya, karakter Superman sangat mencerminkan karakter Kristus,” kata Skelton. “Superman sebenarnya mengilustrasikan perasaan bahagia yang sama dengan yang Kristus rasakan...”. Setelah menyaksikan “Superman Returns”, Skelton berbicara dengan seorang teman non Kristen tentang film tersebut. Dia mengatakan, ”Saya tidak bisa berhenti memikirkannya. Apakah kau tahu kalau film itu lebih berbicara tentang Yesus kepada saya dibandingkan dengan “The Passion of the Christ”?”. Skelton menjelaskan, “Alasan itu karena “The Passion of the Christ” merupakan sebuah presentasi yang langsung dan orisinil. Jelas-jelas itu tentang Yesus Kristus, dan hal ini mudah sekali dilewatkan oleh seorang yang tidak percaya.”
Apa yang Skelton lihat dalam percakapan itu adalah kekuatan dari sebuah cerita fiksi yang menyatakan pesan Injil kepada penontonnya. “Film itu berbicara ke hatinya sebelum dia menyadari apa yang dikatakan film itu,” kata Skelton. “Film itu berbicara kepadanya tentang seorang penyelamat sejati sebelum dia dapat menolak atau menyangkal bahwa dia memang membutuhkan seorang penyelamat sejati.” Film ini memberikan kesempatan pada orang-orang percaya untuk membagikan apa yang Yesus Kristus lakukan di bumi ini untuk kita. Dengan kembalinya Superman ke dunia dalam “Superman Returns”, penonton dapat membayangkan seperti apa jadinya saat Pahlawan kita, “Super Man” yang sesungguhnya, Yesus, kembali ke dunia.
“Apa yang diingatkan oleh Superman kepada kita semua adalah bahwa Kristus adalah Juru Selamat yang universal, penyelamat yang datang bukan hanya untuk menyelamatkan satu orang atau menyelamatkan satu kota penuh penduduk, tapi sebenarnya datang untuk menyelamatkan siapapun yang hidup yang datang kepadaNya.
Ayam dan Bebek
Sepasang pengantin baru tengah berjalan bergandengan tangan di sebuah hutan pada suatu malam musim panas yang indah, seusai makan malam. Mereka sedang menikmati kebersamaan yang menakjubkan tatkala mereka mendengar suara di kejauhan: "Kuek! Kuek!"
"Dengar," kata si istri, "Itu pasti suara ayam."
"Bukan, bukan. Itu suara bebek," kata si suami.
"Nggak, aku yakin itu ayam," si istri bersikeras.
"Mustahil. Suara ayam itu 'kukuruyuuuk!', bebek itu 'kuek! kuek!' Itu bebek, Sayang," kata si suami dengan disertai gejala-gejala awal kejengkelan.
"Kuek! Kuek!" terdengar lagi.
"Nah, tuh! Itu suara bebek," kata si suami.
"Bukan, Sayang. Itu ayam. Aku yakin betul," tandas si istri, sembari menghentakkan kaki.
"Dengar ya! Itu a. da. lah. be. bek, B-E-B-E-K. Bebek! Mengerti?" si suami berkata dengan gusar.
"Tapi itu ayam," masih saja si istri bersikeras.
"Itu jelas-jelas bue. bek, kamu. kamu.."
Terdengar lagi suara, "Kuek! Kuek!" sebelum si suami mengatakan sesuatu yang sebaiknya tak dikatakannya.
Si istri sudah hampir menangis, "Tapi itu ayam.."
Si suami melihat air mata yang mengambang di pelupuk mata istrinya, dan akhirnya, ingat kenapa dia menikahinya. Wajahnya melembut dan katanya dengan mesra, "Maafkan aku, Sayang. Kurasa kamu benar. Itu memang suara ayam kok."
"Terima kasih, Sayang," kata si istri sambil menggenggam tangan suaminya.
"Kuek! Ku ek!" terdengar lagi suara di hutan, mengiringi mereka berjalan bersama dalam cinta.
Maksud dari cerita bahwa si suami akhirnya sadar adalah: siapa sih yang peduli itu ayam atau bebek? Yang lebih penting adalah keharmonisan mereka, yang membuat mereka dapat menikmati kebersamaan pada malam yang indah itu. Berapa banyak pernikahan yang hancur hanya gara-gara persoalan sepele? Berapa banyak perceraian terjadi karena hal-hal "ayam atau bebek"?
Ketika kita memahami cerita tersebut, kita akan ingat apa yang menjadi prioritas kita. Banyak hal jauh lebih penting ketimbang mencari siapa yang benar tentang apakah itu ayam atau bebek. Lagi pula, betapa sering kita merasa yakin, amat sangat mantap, mutlak bahwa kita benar, namun belakangan ternyata kita salah? Lho, siapa tahu? Mungkin saja itu adalah ayam yang direkayasa genetik sehingga bersuara seperti bebek! hehehe.....
Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya
GOD BLESS U
AMAZING GRACE! (how sweet the sound)
AMAZING GRACE! (how sweet the sound)
John Newton (1725 – 1807)
Hampir setiap orang Kristen pernah mendengar atau bahkan menyanyikan lagu ini. Namun, pujian yang begitu indah tercipta dengan dilatarbelakangi oleh pergumulan berat pengarangnya. Berikut adalah kisah dibalik lagu Amazing Grace:
AMAZING GRACE
Amazing grace! How sweet the sound.
That saved a wretch like me!
I once was lost, but now am found.
Was blind but now I see.
‘Twas grace that taught mu heart to fear,
And grace my fears relieved;
How precious did that grace appear
The hour I first believed!
Through many dangers, toils and snares
I have already come;
‘Tis grace has brought me safe thus far,
and grace will lead me home.
The Lord has promised good to me,
His word my hope secures;
He will my shield and portion be
As long as life endures.
Yes, when this flesh and heart shall fail,
And mortal life shall cease,
I shall possess within the veil,
A life of joy and peace.
When I’ve been there ten thousand years,
Bright shining as the sun,
I’ve no less days to sing God’s praise,
Than when I first begun.
From: Book I
Entitled: Faith’s review and expectation, 1 Chronicles 17 : 16, 17
Newton mengutip doa Daud didalam 1 Tawarikh 17:16 and membuat doanya sendiri. Hymne ini mungkin bukan bersifat autobiografi sebagaimana hymne berjudul “In evil long I took delight”, namun lagu ini secara singkat dan menggambarkan awal kehidupan Newton yang baru.
Newton tahu apa yang dimaksud menjadi orang yang “hidupnya kacau dan tidak bahagia (wretch)”, siapa yang “terhilang (lost)” dan “buta (blind)”. Newton diajak melaut oleh ayahnya pada usia sebelas tahun, bergabung dengan angkatan laut kerajaan Inggris pada usia 19 tahun, pernah dihukum cambuk karena desersi, kemudian bergabung sebagai pedagang budak belian dan akhirnya menjadi kapten kapal kargo yang mengangkut orang-orang kulit hitam untuk dijadikan budak dengan rute perjalanan dari Afrika menuju Hindia Barat. Suatu tindakan yang amat sangat tidak bermoral dan terburuk dalam sejarah kehidupan umat manusia.
Tetapi Newton juga memahami “pada saat pertama kali aku percaya (the hour I first believed)”. Setelah membaca tulisan karangan Thomas A. Kempis berjudul “The Imitation of Christ” Newton memutuskan untuk menjadi seorang pemikir yang tidak terikat oleh siapa pun (a Free-thinker). Akan tetapi kejadian di malam berikutnya secara dramatis telah mengubah keputusan yang telah dibuatnya tersebut. Malam tersebut adalah malam yang telah membawa perubahan dalam kehidupannya. Pada tanggal 10 Maret 1748 pada saat berada di tengah lautan, kapal yang ditumpangi Newton terjebak dalam badai hebat, dan para awak kapal “Greyhound” yakin bahwa kapal mereka akan segera tenggelam dalam waktu tidak lama lagi. Newton menulis apa yang sebenarnya terjadi pada malam itu:
“Kira-kira pukul sembilan malam, dalam kondisi kedinginan dan ketakutan, aku mencoba berbicara kepada kapten kapal dan dia sedang sibuk sekali pada waktu itu; setelah selesai berbicara dengannya, kemudian tanpa kusadari artinya aku berkata tanpa “Jika kita tidak tenggelam itu berarti Tuhan mengasihi kita (If this will not do, the Lord have mercy on us)”. Kata-kata yang kuucapkan itu akhirnya membuat diriku sadar bahwa anugerah Tuhan inilah yang kucari selama bertahun-tahun.
Doa yang dipanjatkan oleh John Newton, yang mana akhirnya disadari sendiri oleh Newton, yang menjadi titik balik dalam hidup Newton. Yang terhilang akhirnya ditemukan, yang buta akhirnya melihat, seorang pendosa menjadi orang yang suci hidupnya. Sebagaimana Daud sang pemazmur berkata dalam doanya “Kau (Tuhan) berpaling kepadaku walaupun aku ini orang yang paling terbuang, ya Tuhan.” Pada saat berada dekat perapian waktu sedang belajar di biara Olney Newton menuliskan kata-kata berikut ini:
“Oleh karena engkau berharga dimata-Ku dan mulia – Yesaya 43 : 4”
Tetapi
“Haruslah kauingat, bahwa engkau pun dahulu budak di tanah Mesir dan engkau ditebus Tuhan – Ulangan 15 : 15”
Tulisan-tulisan tersebut masih tetap ada hingga sekarang ini. Berdasarkan kedua ayat tersebut Newton lalu menulis :
John Newton, penulis,
Seorang yang pernah tidak percaya kepada Tuhan
Seorang pedagang budak di Afrika,
Oleh kekayaan kasih karunia Tuhan dan Penyelamat yaitu Yesus Kristus, dilindungi, dipulihkan, diampuni dan ditugaskan untuk memberitakan iman. Sekarang telah enam belas tahun berada di Olney, Bucks.
Dr. Julian berkata bahwa hymne ini tidak begitu dikenal di Inggris Raya sebagai suatu karya modern, namun di Amerika hymne ini diperdengarkan secara luas. Kurang begitu dihargai sebagai karya Newton”
Orang-orang Amerika menambahkan dua hal pada hymne ini: judul “Amazing Grace” yang mana pertama kali dikenal sebagai nada yang sering dinyanyikan di perkebunan dengan judul “Loving Lambs”; dan versi terakhir terakhir lagu ini yang ditulis oleh John P. Rees. Sementara versi asli Newton sendiri dihilangkan dalam rekaman lagu “Amazing Grace”.
“Amazing Grace” menjadi populer dalam beberapa tahun terakhir dan lagu ini akhirnya dimunculkan pula dalam buku Hymne Inggris.
Wednesday, June 28, 2006
Stroberi oh stroberi
Siapa yang tidak kenal buah stroberi? Bentuk mungilnya dengan warna merah terang sungguh menggoda selera. Stroberi tidak hanya sedap dimakan, tetapi juga memiliki banyak manfaat. Inilah beberapa manfaat yang bisa anda simak, dikumpulkan dari berbagai sumber.
- Penelitian menunjukan, stroberi kaya akan vitamin C. Dan terpenting, tingkat keasaman vitamin C-nya aman untuk lambung.
- Stroberi bisa dijadikan cebagai obat jerawat alami. Perlu dikketahui, hampir semua obat jerawat yang dijual dio pasaran mengandung asam silisilat yang banyak dikandung stroberi. Karena itu penggunaan masker stroberi akan sangat bermanfaat. Caranya, haluskan stroberi, campur denga sedikit yoghurt, olrskan diwajah, diamkan selama kurang lebih 15 menit.
- Riset menunjukan, makan satu cangkir stroberi setiap hari bisa menurunkan resiko berbagai jenis kanker. Diantaranya kanker leher rahim, payudara, kolon dan tenggorokan.
- Khasiat stroberi tidak akan berubah, meski sudah diolah menjadi jus, kue, ataupun selai. Riset membuktikan, roti bakar yang dioleskan stroberi mengandung antioksidan 50% lebih banyak dibanding stroberi segar.
- Stroberi juga berguna untuk memutihkan gigi. Daripada menggunakan bahan kimia sebagai pemutih, lebih baik anda mengunyah stroberi setiap hari. Selain gigi menjadi putih, bau mulut pun akan hilang.
- Kandungan stroberi juga bermanfaat untuk menghaluskan kulit tubuh, karena mampu mengangkan sel-sel kulit mati. Cobalah berendam dalam potongan buah stroberi, campur susu dan minyak zaitun, gosoklah keseluruh badan anda anda, lihatlah hasilnya. Jika rutin dilakukan kulit akan menjadi lebih halus, tidak kusam, dan tumit kaki tidak akan pecah-pecah.
- Para ahli mengatakan, stroberi juga berkasiat meningkatkan kekuatan otak dan menjaga penglihatan tetap jernih. Manfaat itu bisa didapat jika anda secara rutin mengkonsumsi stroberi, paling tidak satu sampai tiga cangkir sehari.
Bersepeda Bersama YESUS
Pada awalnya, aku memandang Tuhan sebagai seorang pengamat, seorang hakim yang memecat atas segala kesalahanku, sebagai bahan pertimbangan apakah aku akan dimasukan ke surga atau dicampakan kedalam neraka pada saat aku mati. Dia terasa jauh sekali, seperti seorang raja. Aku tahu Dia melalui gambar-gambar-Nya, tetapi aku tidak mengenalnya. Ketika aku bertemu Yesus, padadanganku berubah. Hidupku menjadi begaiakn sebuah arena balap sepeda, tetapi sepedanya adalah sepeda tandem, dan aku tahu bahwa Yesus duduk di belakang , membantu aku mengayuh pedal sepeda.
Aku tidak tahu sejak kapan Yesus mengajakku bertukar tempat, tetapi sejak itu hidupku jadi berubah. Saat aku pegang kendali, aku tahu jalannya. Terasa membosankan, tetapi lebih dapat diprediksi … biasanya, hal itu tak berlangsung lama. Tetapi saat Yesus kembali pegang kendali, Ia tahu jalan yang panjang dan menyenangkan. Ia membawaku mendaki gunung, juga melewati batu-batu karang yuang terjal dangan kecapatan yang menegangkan. Saat-saat seperti itu, aku hanya bias menggantungkan diriku sepenuhnya pada-Nya! Terkadang rasanya seperti sesuatu yang ‘gila’, tetapi Ia berkata, “Ayo, kayuh terus pedalnya!”
Aku takut, kawatir dan bertanya, “Aku mau dibawa kwmana?” Yesus tertawa dan tak menjawab, dan aku mulai belajar percaya. Aku melupakan kehidupan yang membosankan dan memasuki suatu petualangan baru yang mencengangkan. Dan ketika aku berkata, “Aku takut!” Yesus menurunkan kecepatan, mengayuh santai sambil menggenggam tangnku.
Ia membawaku kepada orang-orang yang menyediakan hadiah-hadiah yang aku perlukan … orang-orang itu membantu menyembuhkan aku, mereka menerimaku dan memberiku sukacita. Mereka membekali aku dengan hal-hal yang aku perlukan untuk melanjutkan perjalanan … perjalananku bersama Tuhanku. Lalu, kamipun kembali mengayuh sepeda kami.
Kemudian Yesus berkata, “Berikan hadiah-hadiah itu kepada orang-orang yang membutuhkannya, juka tidak, hadiah-hadiah itu akan menjadi beban bagi kita. “Maka, akupum melakukannya. Aku membagi-nagikan hadiah-hadiah itu kepada orang-orang yang kami jumpai sesuai kebetuhan mereka. Aku belajar bahwa ternyata memberi adalah sesuatu hal yang membahagiakan.
Pada mulanya, aku tidak ingin mempercayakan hidupku sepenuhnya kepadanya. Aku takut Ia menjadikan hidupku berantakan, tetapi Yesus tahu rahasia mengayuh sepeda. Ia tahu bagaimana menikung di tikungan tajam, Ia tahu bagaimana melompati batu karang yang tinggi, Ia tahu bagaimana terbang untuk mempercepat melewati tempat-tempat yang menakutkan.
Aku belajar untuk diam sementara terus mengayuh … menikmati pemandangan dan semilir angin sepoi-sepoi yang menerpa wajahku selama perjalanan bersam Sahabatku aygn setia: Yesus Kristus.
Dan ketika aku tidak tahu lagi apa lagi yang harus aku lakukan, Yesus akan tersenyum dan berkata … “Mengayuhlah terus, Aku brsamamu”.
www.cerita-kristen.com
Post by
Ronald Selatan
di
1:32 AM
Categories
Christianity,
Story
0
Comment